HASTRY
Seorang dokter forensik yang cerdas dan profesional, dikenal dengan ketelitian serta dedikasinya mengungkap kebenaran. Hidupnya berubah saat ia mulai mendengar bisikan dari tiap tubuh yang lagi tak bernyawa dihadapannya.
Mereka bukan sekedar potongan organ.
Setiap luka itu, bercerita
meminta didengarkan.

Ketika tubuh berbicara, hanya yang berani mendengar yang tahu kebenarannya.
Dalam ruang otopsi, kematian bukanlah akhir dari sebuah cerita. Ketika saksi memilih diam, bukti dimusnahkan, dan kebenaran berusaha dikubur, tubuh menjadi saksi terakhir yang tak pernah berdusta.
Hastry, seorang dokter forensik yang selama ini berpegang pada sains dan fakta, mengabdikan hidupnya untuk menerjemahkan jejak-jejak kematian menjadi bukti yang dapat mengungkap kebenaran. Namun di balik setiap tubuh yang ia periksa, Hastry kerap menangkap firasat, empati, dan petunjuk yang tak selalu dapat dijelaskan oleh logika. Di tengah serangkaian kasus misterius, Hastry terpaksa menyeimbangkan ilmu forensik dengan kepekaan yang tak sepenuhnya ia pahami, sementara kemampuan tersebut perlahan menguji integritas, keyakinan, kehidupan keluarganya, serta kredibilitasnya di hadapan para penyidik yang hanya percaya pada bukti. Saat fakta yang terlihat tak selalu mengarah pada kebenaran, Hastry harus membuktikan bahwa sains dan nurani dapat berjalan berdampingan demi menghadirkan keadilan bagi mereka yang telah dibungkam oleh kematian.
Judul
AUTOPSY: Dead Body Can Talk
Genre
Thriller Forensik, Drama, Misteri
Rilis
2026
Produksi
KARYA KREATIF UTAMA
Diinspirasi dari
Kisah nyata Dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM
Dokter forensik perempuan pertama di Asia Tenggara
Saksikan trailer resmi AUTOPSY: Dead Body Can Talk — di bioskop mulai 3 September 2026.
"Setiap karakter memiliki perannya sendiri dalam kisah yang akan terungkap. Kenali mereka lebih dekat."
Seorang dokter forensik yang cerdas dan profesional, dikenal dengan ketelitian serta dedikasinya mengungkap kebenaran. Hidupnya berubah saat ia mulai mendengar bisikan dari tiap tubuh yang lagi tak bernyawa dihadapannya.
YATNA adalah asisten dr. Hastry yang teliti, disiplin, dan ambisius. Terinspirasi oleh mentornya, ia berdedikasi mengungkap kebenaran melalui setiap detail demi menegakkan keadilan.
MOJO adalah asisten dr. Hastry yang bertugas mendokumentasikan proses forensik. Humoris, spontan, dan sedikit penakut, ia menjadi pencair suasana di tengah tekanan pekerjaan, namun tetap setia mendampingi Hastry dengan kepedulian dan empati yang tulus.
RENDRA selalu menuntut bukti, bukan bisikan. Rendra percaya pada data, sidik jari, dan kronologi. Namun seiring penyelidikan, ia menyadari bahwa tidak semua kebenaran dapat dijelaskan oleh laboratorium.
CHOII adalah sahabat lama Hastry yang dulunya cerewet dan jenaka. Sepulang dari Thailand, ia berubah menjadi lebih pendiam dan memiliki kepekaan terhadap hal-hal tak kasat mata. Kehadirannya membuat Hastry menyadari bahwa tak semua kebenaran dapat dijelaskan oleh logika.
WARJI adalah sahabat lama Hastry. Ia bukan orang yang terlibat langsung dalam autopsy atau penyidikan. Namun Warji menjadi orang yang selalu ada disisi Hastry jauh sebelum Hastry memahami "kemampuan" yang ia miliki.
YANTO adalah sahabat lama Hastry. Sosok yang paling keras pada dirinya sendiri, namun tetap tulus menjalani jalan yang ia pilih. Ia membuktikan bahwa perubahan bukan menghapus masa lalu, melainkan belajar mengendalikan siapa dirinya dulu.
SRIKANDI sebagai penyidik kepolisian yang terbiasa menghadapi kasus-kasus berdarah dengan tanpa gentar. Dibalik empatinya yang tinggi, Srikandi selalu tampil kokoh dan penuh kendali. Namun kali ini, Srikandi berhadapan dengan sesuatu yang melampaui nalar.
HARY adalah suami Hastry yang hangat, setia, dan penuh ketulusan. Sebagai dokter obgyn, ia menjadi sosok penyeimbang bagi Hastry, selalu memberikan dukungan, ketenangan, dan cinta tanpa syarat di tengah beratnya pekerjaan sang istri.
ALDI adalah pemuda jalanan berpenampilan keras, tetapi berhati rapuh dan peduli. Di balik stigma "anak bandel", ia menyimpan rasa takut, penyesalan, dan menjadi kunci terungkapnya kebenaran.
YONO adalah sosok yang dikenal sebagai ayah yang penyayang dan warga yang terhormat. Layaknya setiap orang tua, ia selalu berharap keadilan akan hadir untuk anaknya. Di ruang autopsi, Yono menggantungkan harapannya pada satu hal, yakni kebenaran.
"Karena sejatinya sebuah film tidak pernah lahir dari satu nama."
Riset, realisme, dan rasa hormat terhadap profesi forensik. Inilah yang membuat AUTOPSY berbeda.
Seluruh adegan otopsi dikonsultasikan langsung dengan Dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM — untuk memastikan setiap detail, alat, dan prosedur sesuai dengan praktik forensik klinis di Indonesia.
Pisau bedah, meja otopsi, alat ukur, dan dokumen laboratorium didesain ulang berdasarkan referensi rumah sakit Polri. Beberapa properti original dipinjam dari ruang forensik untuk akurasi visual.
Tim makeup fx kami membangun efek luka, jaringan, dan tekstur tubuh dengan material food-safe silicon — prosesnya membutuhkan 4-7 jam per karakter.
Seluruh pemeran menjalani observasi langsung ke ruang otopsi, mengikuti seminar forensik klinis, dan latihan prosedur medis untuk memahami bagaimana seorang dokter forensik bekerja — bukan hanya akting.
Untuk kasus "MOBIL BERDARAH", kami menggandeng sesepuh lokal yang memahami ekshumasi, leluhur, dan konteks budaya Jawa — supaya tidak terjadi distorsi spiritual dan sosial.
Suara pisau, ventilasi ruang, detak monitor, dan keheningan Ruang B direkam di studio sound design terpisah. Tidak ada efek suara yang tidak nyata — semua dibangun dari sumber autentik.
Dokter Forensik Polwan Pertama di Asia Tenggara
Foto: Portrait Resmi
Lahir
Jakarta, 23 Agustus 1970
Jabatan
Perwira Tinggi Polri — Brigadir Jenderal Polisi
Brigjen. Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM adalah dokter forensik yang kariernya melintasi batas-batas yang tak terbayangkan — dari ruang otopsi rumah sakit Polri hingga podium internasional.
Ia membentuk Forensik Klinik (Forklin) untuk melindungi korban kekerasan seksual perempuan dan anak — sebuah layanan yang tidak hanya menyembuhkan secara medis, tetapi juga memulihkan martabat dan suara mereka yang selama ini tidak terdengar.
Kisah dan kariernya menjadi dasar spiritual film ini. AUTOPSY: Dead Body Can Talk adalah penghormatan untuk mereka yang mendedikasikan hidup demi memastikan tak ada korban yang terkubur tanpa kebenaran.
Pencapaian
"Di Ruang Autopsy, kebenaran selalu menemukan jalannya. Karena tubuh adalah saksi terakhir yang tak bisa berdusta."
Film ini terinspirasi dari karier dan dedikasi beliau. Segala karakter, kasus, dan peristiwa dalam film adalah fiksi yang diciptakan untuk menghormati profesi forensik klinis.
Momen peluncuran trailer resmi AUTOPSY, disaksikan oleh awak media, mitra produksi, dan insan perfilman.
Press release, poster, logo, dan materi promosi untuk media. Semua siap diunduh untuk publikasi.
Kolaborasi profesional yang memastikan setiap detail film, dari riset forensik hingga distribusi, berjalan dengan standar tertinggi.
Karena tubuh adalah saksi terakhir yang tak bisa berdusta.
Putar teaser resmi di YouTube
Instagram @autopsy.deadbodycantalk
Coming Soon — 3 September 2026
Di Ruang B, tidak ada yang berbohong. Hanya tubuh yang bicara. Dan kita yang harus belajar mendengar — meski yang kita dengar tidak ingin kita dengar.
— Dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM
© 2026 KARYA KREATIF UTAMA • All Rights Reserved